Kamis, April 24

Taman Marga Satwa Dan Budaya Kinantan


Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan atau yang biasa disebut dengan kebun binatang merupakan salah satu koleksi destinasi wisata di Bukittinggi. Siapa yang menyangka kalau kebun binatang ini memiliki nilai historis yang tinggi karena dibandung oleh Conteleur Gravenzande pada masa pemerintahan kolonial tahun 1900 di atas Bukit Cubadak Bungkuak dengan nama Stormpark. Pada awal-awal pembangunan, kebun binatang ini belum memiliki koleksi binatang. Baru pada tahun 1929 dijadikan kebun binatang dengan memasukkan beberapa koleksi hewan ke dalam taman tersebut.

Melihat pembangunan pada masa tersebut, tidak mengherankan jika Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan dinobatkan sebagai kebun binatang tertua di Indonesia, sekaligus menjadi kebun binatang dengan koleksi binatang paling lengkap di Sumatera.

Untuk mengakses Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan sangat mudah karena terletak di tengah kota Bukittinggi. Dengan lokasi di Bukit Cubadak Bungkuak, pengunjung cukup berjalan kaki dari Jam Gadang atau Pasar Atas untuk bisa sampai di kebun binatang. Tiket masuk ke kebun binatangpun sangat murah, hanya Rp 8.000 untuk pengunjung dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak.

Sebagai taman marga satwa, objek wisata yang satu ini memang sangat cocok untuk wisata keluarga. Di sekeliling taman marga satwa ditumbuhi pepohonan berukuran besar sehingga suasana di sini sangat rimbun. Berbagai koleksi binatang juga siap menyapa dengan ditempatkan di berbagai spot kebun binatang.

Meskipun berlabel sebagai kebun binatang dengan koleksi binatang terlengkap di Sumatera, tapi sebenarnya koleksi binatang di sini tidak begitu banyak. Apalagi jika dibandingkan dengan koleksi berbagai kebun binatang yang ada di Pulau Jawa. Aneka binatang yang ada di sini antara lain Gajah, Rusa, Kijang, Unta, aneka burung, Kera, Nyamang, aneka reptil dan berbagai koleksi binatang lainnya.

Koleksi berbagai jenis ikan terdapat di sebuah ruangan akuarium khusus. Pengunjung harus membayar biaya tambahan untuk melihat aneka koleksi ikan berwarna-warni yang ada di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan.

Tepat di sebelah akuarium dengan bangunan bermotif ikan, terdapat Museum Zoologi. Museum ini menyimpan berbagai koleksi binatang yang telah mati dan sudah diawetkan, seperti Harimau Sumatera, Kanguru Tanah, Burung Kasuari, Buruang Kuau, Orang Utan dan Harimau Dahan. Aneka koleksi hewan yang telah diawetkan ini berjejer rapi di dalam sebuah kotak kaca untuk dipertontonkan kepada pengunjung.

Hal lain yang membuat Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan begitu istimewa adalah karena di dalamnya tedapat Rumah Adat Baanjuang memiliki koleksi benda-benda bersejarah. Selain itu, Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan dihubungkan dengan Benteng Fort de Kock melalui Jempatan Limpapeh yang membelah tengah kota Bukittinggi. Dengan demikian, hanya berkunjung di satu tempat wisata Anda bisa mendapatkan banyak objek sekaligus.







Tidak ada komentar: