Senin, April 28

Pesona Danau Kembar Nan Menawan


Berbicara tentang tentang objek wisata yang ada di Sumatera Barat tak akan ada habis-habisnya. Sumatera Barat memang sebuah daerah yang kaya dan unik. Tidak hanya kaya akan budaya, tradisi, kuliner, sejarah namun juga sangat kaya akan panorama alam yang luar biasa indahnya yang sayang untuk dilewatkan.

Kali ini saya akan mencoba membagikan pengalaman jalan-jalan ke beberapa objek wisata yang ada di Solok, Sumatera Barat. Jalan-jalan itu dilakukan pada tahun lalu ketika saya masih sempat pulang ke kampung karena liburan panjang selama lebih kurang dua bulanan lebih. Jalan-jalan kali itu sangat berkesan dan saya rasa memang pantas untuk dibagikan kepada teman-teman sekalian.

Saya kesana bersama dengan teman-teman satu angkatan. Kami melakukan perjalanan wisata kali itu lebih kurang dua hari dua malam. Karena mengunjungi Solok kami rasa tak cukup hanya satu hari full saja. Menikmati keindahan alam disana tak harus tergesa-gesa dan seperti keburu waktu. Agar keindahan alam disana bisa dinikmati sepuas hati maka kami rela menyediakan waktu demi memanjakan mata dan menenangkan batin dan pikiran ini.

Kebetulan disana kami menumpang tinggal dirumah saudara salah seorang teman. Karena ada tumpangan gratis itulah maka kesempatan kali itu tak bisa disia-siakan untuk sepuas-puasnya menikmati keindahan alam di Solok.

Jumlah rombongan cukup ramai dan untung pula ada teman yang saudaranya punya mobil dan ia kebetulan juga bisa nyopir. Akhirnya untuk akomodasi dan transportasi semuanya beres. Perjalanan dimulai pukul 08.00 WIB. Jarak antara Payakumbuh dan Solok lebih kurang 106 KM.

#Hari Pertama: Danau Kembar dan Gunung Talang

Ketika hari menjelang siang kami pun telah menginjakkan kaki di kota Solok. Perjalanan yang cukup jauh dan cukup melelahkan pula. Selama berjam-jam hanya duduk di bangku mobil. Untuk meregangkan otot kami berhenti sejenak di kawasan Arosuka. Sebuah kawasan di kota Solok nan asri dan menarik untuk disinggahi. Banyak para wisatawan yang singgah disana. Di kawasan Arosuka ini juga ada monumen patung ayam jantan. Banyak wisatawan yang berkunjung kesana tak mau melewatkan untuk mengabadikan foto mereka dengan latar ayam jantan itu.
Arosuka
wisatawan yang mengabadikan fotonya bersama si ayam janan
Kemudian setelah lama bersantai di kawasan Arosuka, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. Seakan tak ingin menyia-nyiakan waktu yang tersisa kami pun sepakat untuk langsung menikmati keindahan Danau Kembar dan panorama lainnya di lokasi yang sangat kami nantikan.

Apakah masih ada yang belum tahu tentang Danau Kembar? Ya.. Danau Kembar… Danau ini dikatakan kembar karena posisi kedua danau yang saling berdekatan. Danau kembar ini bagi masyarakat Sumatera Barat lebih dikenal dengan nama Danau Diateh (Diatas) Danau Dibawah.

Seperti apakah Danau Diatas dan Danau Dibawah itu? Bagaimana posisinya, apakah ada yang diatas dan ada yang dibawah?

Bagaimana ya cara menjelaskannya? Yang jelas kedua danau ini saling berdekatan dan bisa dinikmati sekaligus. Ketika kita ada di Danau Dibawah, Danau Diatas seperti ada diatas bukit. Ketika kita ingin melihat Danau Diatas, kita bisa melihatnya diatas bukit atau spot yang sudah ada disana. Agak susah memang untuk dipahami. Mungkin akan lebih baik jika suatu saat anda langsung kesana dan membuktikan keajaibannya sendiri dengan sepasang mata anda.

pesona danau kembar nan menawan dengan latar gunung talang nan berdiri menantang serta langit biru dengan komposisi awan nan indah
danau diatas
Kedua danau ini memiliki air yang super jernih. Dari dekat kita seakan bisa bercermin. Sedangkan dari kejauhan airnya seperti berwana biru. Di ujung sisi danau yang lain kita akan melihat gugusan beberapa bukit kecil dan juga Gunung Talang yang berdiri menantang.
danau yang dikelilingi gugusan bukit-bukit dan gunung talang
Danau Dibawah
Di danau itu kita bisa bermain air sepuasnya. Bisa juga memancing ikan yang ada di danau. Berjalan-jalan di tepian danau yang airnya begitu tenang membuat hati kita terasa begitu damai dan terasa begitu tenang pula.

Cuaca pada hari itu juga sangat cerah. Matahari bersinar dengan angkuhnya seakan tak mau ketinggalan mencicipi jernihnya air danau. Langit begitu indah. Dengan komposisi awan yang menawan. Menyergap kita untuk memandanginya. Susana kali itu sungguh luar biasa dan tak akan terlupakan. Seakan kita berada di sebuah tempat di belahan bumi yang lain. Hati sungguh terasa damai. Ketakjuban langsung menyergap. Hati dibuat menjadi luluh dengan keindahan ciptaan Tuhan yang tak tertandingi itu. Alhamdulillah, puji Tuhan kami diberi kesempatan untuk menimati itu semua sepuas hati.
jangan perhatikan orang yang tertangkap kamera tapi perhatikan komposisi awan di atas langit sana
Sebenarnya untuk memandangi dan menikmati semua yang ada disana tak akan cukup waktu beberapa jam saja. Mata kita tak akan dibuat bosan. Sebenarnya kami ingin berlama-lama di tepian danau namun karena cuaca yang cukup panas di siang itu kami beranjak ke panorama yang ada diatas bukit dekat dengan danau.
memandangi rumah warga serta perkebunan
Di panorama itu kita bisa memandangi sekeliling danau serta juga ke pepohonan hijau yang membentang. Di panorama itu kita bisa bersantai-santai. Disana ada banyak pedagang yang berjualan. Kali itu juga ada yang unjuk kebolehan dengan memainkan Saluang (alat musik tiup khas Minang). Bagi anda yang sedang berbaik hati bisa menyisihkan beberapa rupiah untuk bapak itu.
ada tempat yang disediakan untuk para pedagang berjualan
Hmm… lengkap sudah keindahan yang kami dapati kali itu. Setelah memandangi danau yang airnya begitu jernih, pemandangan bukit dan Gunung Talang yang berdiri kokoh menantang, langit biru yang begitu cerah dengan komposisi awan yang begitu menawan serta tak ketinggalan diiringi alunan bunyi Saluang nan merdu, sungguh begitu menenangkan batin dan alam bawah sadar kita.

Setelah puas menikmati suguhan pemandangan alam yang luar biasa siang itu kami kembali ke penginapan. Karena hari yang sudah mulai beranjak petang. Energi harus kembali dipulihkan. Agar keesokan harinya tubuh semakin fresh dengan bola mata yang sudah siap-siap untuk menggerayangi seluruh kenikmatan yang disuguhkan oleh alam Solok yang mempesona.

#Hari Kedua: Kebun Teh yang Hijau Merona
Hari berikutnya masih ada waktu untuk memanjakan mata sepuas-puasnya dengan keindahan alam yang luar biasa membentang. Hari kedua itu kami mengunjungi kebun teh di kaki Gunung Talang.

Kebun teh yang ada disana begitu luas membentang. Dari kejauhan, lahan perkebunan teh terlihat hijau berseri. Suasana disana begitu sejuk, menyegarkan mata, dan jauh dari kebisingan. Suasana perkebunan teh terasa cukup sunyi yang ada hanya suara-suara burung berkicau dan suara serangga yang menciut-ciut.

Hmmm… ketika menghirup nafas panjang, dada terasa lega. Yang mengganjal di dalam dada dan pikiran seakan terbang hilang begitu saja bersama nafas yang keluar dari hidung melewati tenggorokan.

Teh yang ada disana tumbuh subur. Daunnya hijau berseri. Tumbuhnya sejajar dan teratur. Sebuah komposisi alamiah dengan pola yang unik. Coba anda bayangkan saja sendiri saat anda berada di tengah-tengah hijaunya kebun teh. Duh… indahnya…
hijaunya kebun teh
Itulah kenikmatan yang kami rasakan selama disana. Kenikmatan yang tiada tara. Jiwa dan pikiran menjadi tenang. Keindahan alam yang diciptakan Tuhan mampu membius kami semua yang mencuri indahnya suguhan yang ditampilkan alam.

Semua terasa seperti bermimpi saja. namun apa yang akan kita rasakan disana sungguhlah benar-benar nyata adanya. Sebuah kenangan indah yang tak terlupakan. Sehingga sampai-sampai keindahan yang pernah kami cicipi itu seakan membisikkan syair-syair indah di telinga yang menyuruh kami untuk datang kembali kesana.

Hmmm… suatu saat saya pasti akan kembali kesana. Selagi nafas masih dikandung badan, selagi jiwa masih belum ditarik malaikat dari ubun-ubun dan sebelum dunia ia kiamat, saya harus menyempatkan diri untuk datang kembali kesana. He he he…

Bagi anda semua jangan ragu untuk ikut merasakan sensasi kenikmatan yang disuguhkan oleh panorama di Danau Kembar, Gunung Talang, kebun teh serta objek-objek wisata lainnya yang ada di Solok khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya.

Karena kekayaan yang dimiliki Sumatera Barat tak kalah dengan tempat lain di Indonesia ini. anda tak akan rugi sdikitpun malah akan meraup keuntungan yang berlipat. Bagaimana tidak! ketika anda telah benar-benar menginjakkan kaki disana kita akan mendapatkan berbagai kenikmatan. Alam nan indah, sejarahnya yang beragam, jiwa dan pikiran tenang serta tentu kulinernya yang membangkitkan nafsu. Ibarat pepatah, sekali melangkah dua tiga pulau terlalui. Sekali menginjakkan kaki, dua tiga kenikmatan sudah pasti ditangan.
ada kapal juga tuh
Sekali lagi saya ajak teman-teman untuk kapan-kapan sempatkan diri untuk menyambangi keindahan alam disana. Cobalah suatu saat nanti agar anda tak hanya sekedar bisa membayangkannya namun harus bisa menginjakkan kaki di tanahnya.

Untuk promosi wisata yang ada disana saya rasa saat ini memang agak kurang. Tak seaktif beberapa tahun kebelakang. Namun saya rasa itu akan menjadi poin tersendiri. Maksudnya? Ya… ketika alam masih sedikit terjamah oleh kehadiran manusia maka alam itu akan lebih senantiasa terjaga. Kejernihan air, kesegaran udara, dan segalanya yang ada disana akan lebih terjaga keasliannya. Maka bagi mereka yang sempat mencuri kealamian alam itu akan menjadi sebuah pengalaman berharga yang sangat mahal dan tak bisa digantikan dengan materi.

Itulah cerita yang bisa saya bagikan ketika mengunjungi beberapa objek wisata yang ada di Solok tepatnya ke Danau Kembar, Gunung Talang dan ke kebun teh. semua keindahan yang ada disana merupakan sebuah pesona yang luar biasa dan menakjubkan. Destinasi wisata diatas bisa menjadi alternatif tempat wisata yang bisa anda masukkan ke dalam kalender liburan anda. tandai lalu segeralah kesana… oke..! :)

Tidak ada komentar: