Rabu, Mei 18

◕ Yang Tidak Bisa di Ucapkan oleh seorang "AYAH" ◕

oleh Ricko Bahemar pada 16 April 2010 jam 17:40

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.. akan sering merasa kangen sekali dengan Ibunya.

Lalu bagaimana dengan AYAH?

◕ Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
........tapi tahukah kamu, jika ternyata AYAH-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?

◕ Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
........tapi tahukah kamu, bahwa sepulang AYAH bekerja dan dengan wajah lelah AYAH selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

◕ Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil, Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah AYAH mengganggapmu bisa, AYAH akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Ibu bilang : "Jangan dulu AYAH, jangan dilepas dulu roda bantunya", Ibu takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
.......Bahwa AYAH dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

◕ Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ibu menatapmu iba. Tetapi AYAH akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
........Tahukah kamu, AYAH melakukan itu karena AYAH tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

◕ Saat kamu sakit pilek, AYAH yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!". Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
........Ketahuilah, saat itu AYAH benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

◕ Ketika kamu sudah beranjak remaja, kamu mulai menuntut pada AYAH untuk dapat izin keluar malam, dan AYAH bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
.......Tahukah kamu, bahwa AYAH melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi AYAH, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga.

◕ etelah itu kamu marah pada AYAH, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu, dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu....
.......Tahukah kamu, bahwa saat itu AYAH memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa AYAH sangat ingin mengikuti keinginanmu, tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

◕ Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, AYAH akan memasang wajah paling cool sedunia....
AYAH sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.
Sadarkah kamu, kalau hati AYAH merasa cemburu.....?

◕ Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan AYAH melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan AYAH adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir, dan setelah perasaan khawatir itu berlarut- larut. Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati AYAH akan mengeras dan AYAH memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti AYAH akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan AYAH"

◕ Setelah lulus SMA, AYAH akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan AYAH itu semata-mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti.
.......Tapi toh AYAH tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan AYAH

◕ Ketika kamu menjadi gadis dewasa, dan kamu harus pergi kuliah dikota lain, ayah harus melepasmu di bandara.
.......Tahukah kamu bahwa badan AYAH terasa kaku untuk memelukmu?
AYAH hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. Padahal AYAH ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat.
Yang AYAH lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata " Jaga dirimu baik-baik ya sayang ".
AYAH melakukan itu semua agar kamu KUAT... kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

◕ Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah AYAH.
......AYAH pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

◕ Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan AYAH tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut AYAH adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin AYAH, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti AYAH belikan untukmu".
......Tahukah kamu bahwa pada saat itu AYAH merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

◕ Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
AYAH adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. AYAH akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

◕ Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada AYAH untuk mengambilmu darinya. AYAH akan sangat berhati-hati memberikan izin. Karena AYAH tahu.....
.......Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

◕ Dan akhirnya.... Saat AYAH melihatmu duduk di Panggung Pelaminan, bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, AYAH pun tersenyum bahagia. Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu AYAH pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
AYAH menangis karena AYAH sangat berbahagia, kemudian AYAH berdoa.
......Dalam lirih doanya kepada Tuhan, AYAH berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik. Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

◕ Setelah itu AYAH hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk. Dengan rambut yang telah dan semakin memutih. Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya.


AYAH telah menyelesaikan tugasnya,


           AYAH, Bapak, Papa atau Abah kita...
           Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
           Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
           Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika kembali membagikannya kepada  teman-temanku yang lain.

******************************************************************************
Tulisan ini kami dedikasikan kepada teman-teman wanita kami yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman pria kami yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !
******************************************************************************

Yes We love you so much, AYAH JANGAN TERLAMBAT SEGERA TEMUI/KUNJUNGI AYAHMU...! (bagi yang masih ada)


bY. "Faizal Imadudin"

· · Bagikan · Hapus


    • Gina Fitria Bahemar Papa..maafkan semuanya........I Love Papa
      16 April 2010 jam 17:48 · · 1 orang

    • Yessi Rofia Fahdi Subhanallah, mengharukan... Terkenang kembali segala perbuatan thd mendiang papa..:(
      Ya Allah.. Terimalah papa disisi-Mu, dan ampunilah segala dosa2 hamba terhadap ayah hamba. Amin

      16 April 2010 jam 17:48 melalui Facebook Seluler · · 1 orang

    • Aning Higgins Clark aku mnangis membacanya,,,,krna,,,,???
      16 April 2010 jam 17:48 melalui Facebook Seluler ·

    • Rika Kemala Candra subahannallah........... jadi teringat almarhum papaku tercinta...., berbahagialah menjadi seorang ayah.... :-)
      16 April 2010 jam 17:51 · · 1 orang

    • Puty Jiejim Xiftroid Young duuuhhhh .... sediiihh naa Rickk ... Putyyy jadi ingettt Alm.Papii quuu ...... hiikkkssss ....
      16 April 2010 jam 17:55 · · 1 orang

    • Ayah Najwa-Ito Pokiah Kayo kalau ayah e indak pernah bakato apo2.....
      bakpo jak e du Kooo....???

      16 April 2010 jam 18:02 · · 1 orang

    • 'Budi Hidayat Thank Rick...mantap...emang itulah yg mulai dirasakan sjak kita berubah status jdi ayah..
      16 April 2010 jam 18:03 melalui Facebook Seluler · · 1 orang

    • Dodi Syukri hanya do'a u/ almarhum.......papa kami tercinta....
      16 April 2010 jam 18:04 ·

    • Erika D'wantari Ayah..ayah..ayah ddalam tubuhq mngalir darahmu sampai kapanpun kau tetap ayahku,sdh lama ak mmaafkanmu ayah..
      16 April 2010 jam 18:06 melalui Facebook Seluler ·

    • Alfiandi Bm TQ riko..
      16 April 2010 jam 18:16 · · 1 orang

    • Meymey Aikoo-Sibeybi Little AngLe Hik5 hik5..
      Jadi kangen ma ayah.. Pgen minta maaf at5 5gla 5alah trdahulu...
      Maka5ih ea om chiko dah 5hare tuli5anx u kt2..

      16 April 2010 jam 18:29 melalui Facebook Seluler ·

    • Aldi Selalu Setia mgkn hal ini jauh dari ssok ayahku, tp hal ini akan jd ctt ku, sbb kelak aku akn jd seorg ayah yg syg pada anaknya trim
      16 April 2010 jam 20:08 melalui Facebook Seluler · · 1 orang

    • Sawir Pribadi Luar biasa. Inilah hati seorang pria yang telah menjadi ayah dan akan menjadi ayah. Bravo sobat!!!!
      16 April 2010 jam 20:55 ·

    • Adjie Al Masri Luar biasa .. Bnr2 mengugah hati bukan hanya ntuk para wanita tp jg ntuk lelaki .
      Mohon izin di Copasz dn share ya Saudara Rico . Ntuk d sampaikn pd saudara2,temen dn ponakan2 ku.

      16 April 2010 jam 21:31 melalui Facebook Seluler ·

    • Urii YanzabiekibikiChan I like thiz...terharu,air mataq mengalir krna tiba2 jd kangen papa sekaligus tersadar,..beliau sering trlupakan...pa..maafkan aq pa......aku sayang papa,so much...
      16 April 2010 jam 23:23 melalui Facebook Seluler ·

    • Adjoe Riswaldi Rani kato amak.. tabukak rasio amak kini.. dek gara2 si ricko..padahal abak nan punyo skenario sabalunnyo..
      16 April 2010 jam 23:49 ·

    • Nh PutRi Cullen T_T
      17 April 2010 jam 10:08 melalui Facebook Seluler · · 1 orang

    • Khairi Widiastuti hanya do'a yang bisa kupanjatkan pada Allah,semg ayah mendpatkan tmpt bersama orang2 yang sholeh disisi Allah.Amin.do'aku slalu ada untk mu ayahku tersayang.
      17 April 2010 jam 11:38 · · 1 orang

    • Fitri Yessi Susanti tumben ndut mantap tautan nyo....wkwkwk.....
      17 April 2010 jam 12:04 · · 1 orang

    • Baginda Sakti terima kasih udah di tag
      17 April 2010 jam 12:36 · · 1 orang

    • Arwana Cell Seperti membaca cerita hidup sendiri, jadi berlinangan air mata deh..... Tapi seorang ayah memang begitu..........Saya pernah merasakan semua cerita di atas karena kata Mama saya " Anak Papa ",...... Mudah2an saya selalu bisa bikin Papa senang di usia senjanya....... Doain ya.....
      17 April 2010 jam 12:46 melalui Facebook Seluler · · 1 orang

    • Nerry II Maaf kan aq pa... Aq blm bs membahagiakam u..., I love you papa. Utk ank2 qu, walaupun tak bersama lagi...ma2 yakin pa2 mu akn slalu sayang kalian..n' sayangi juga slalu papa u yo....,Mdh2 papa mu membaca tautan ini...(aq ingin sekali dia membaca ini...! ).
      17 April 2010 jam 13:12 melalui Facebook Seluler · · 1 orang

    • Julie Chaniago-Baume I just love a lot my father dan bapak ku tau itu,sayang skli aku jauh dri bapak tpi bapak ku slalu dalam hati.Love you so much my father
      17 April 2010 jam 15:35 · · 1 orang

    • Riza Syafni Eriza jadi ingat almarhum ayah... moga ayah ku damai di alam sana...
      17 April 2010 jam 19:57 · · 1 orang

    • Difa Zahwa Huft....jadi ingat alm papa q...do'a q sll untukmu papa...thank's da ricko...
      18 April 2010 jam 6:14 melalui Facebook Seluler · · 1 orang

    • Didi Mytraveling iTU MEMANG YANG TIDAK BISA KITA UNGKAPAN........
      27 April 2010 jam 17:25 · · 1 orang

    • Ardy Teonk Tarimo kasih Sanak berbagi info dan crto.. :)

      Papa Ku adalah PahlawanKu :)

      10 Mei 2010 jam 1:12 · · 1 orang

    • Dick Andiro dalam bgt..
      10 Mei 2010 jam 8:30 · · 1 orang

    • Widya Savitri izin share ya.... makasi...
      10 Mei 2010 jam 8:33 · · 1 orang

    • Miwa Thu NoRa jadi pengen pull........... n memeluk ayh .....
      08 Juli 2010 jam 11:29 · · 1 orang

    • Dhini Stivanesha Subhanalloh,,,,betapa indahnya pembelajaran ini,,,
      i love u papa, walau kau tak pernah ada disampingku semenjak aq lahir, tp aq yakin doa mu akan slalu ada untuk ku....

      24 Agustus 2010 jam 9:55 · · 1 orang

    • Deddy Oktaviandy Tengkiu.. pelajaran yg menyentuh... INGAT pada ayah...dan INGAT bahwa saya juga adalah ayah dari seorang putri...
      24 Agustus 2010 jam 10:19 · · 1 orang

    • Urii YanzabiekibikiChan i love u so much pa...
      Hua.a.a,kangen dimarahin...

      24 Agustus 2010 jam 10:57 melalui Facebook Seluler · · 1 orang

    • Rina Borreg sumpah aku bnr2 terharu...
      27 Agustus 2010 jam 14:02 melalui Facebook Seluler · · 1 orang

    • Rina Borreg sumpah aku bnr2 terharu...
      27 Agustus 2010 jam 14:03 melalui Facebook Seluler ·

    • Adri Arnas Yani Demi Allah, demi Ramadhan nan suci, aku benar-benar terharu membacanya. Sangat bagus sekali, sederhana tapi sangat mengena.
      27 Agustus 2010 jam 21:24 · · 1 orang

    • Erida Fitri Subhanallah...aku jadi nangis membacanya....ingat Almarhum papa....maafkan aku belum sempat membahagiakan....doaku selalu buatmu.....
      28 Agustus 2010 jam 7:55 · · 1 orang

    • Irmatati Dale Putri sungguh menyentuk hati...alhamdulillah aku masih punya papa...dan sangat menyangi beliau sama seperti aku menyangi mama...
      28 Agustus 2010 jam 8:25 · · 1 orang

    • Heri Kurnianto Yopi papa awk selalu kareh dan tidak kompromi dengan apa yang awk katakan,mungkin dengan cara ini beliau memunjukkan perhatiannya sebagai seorang papa
      30 Januari jam 16:19 · · 1 orang

    • Mira Susanty Oh ayah,,,,,,,,,,byk ungkapan suara hati mu yg baru hari ini ku ketahui,,,,,,,,di balik sikap tegas mu tersimpan rasa sayang yg sunnguh besar,,,,,

      ayah,,,, 10 th setelah kepergian mu menhadap ilahi,,,,,,,terasa engkau masih duduk di samping ku,,,,,ayah,,,,kudoakan selalu moga engkau bahagia disisi allah taala,,,,ammmiiiiiiiin

      30 Januari jam 17:15 · · 1 orang

    • Ricko Bahemar ‎@mira.... Amin...!
      30 Januari jam 17:17 · · 1 orang

Tidak ada komentar: